Program Listrik Desa Terang Perbatasan Akhirnya Sampai ke Kampung Long Nawang
07 Agustus 2026
12 views
Malam di Kampung Long Nawang, di pedalaman Kalimantan Utara berbatasan dengan Sarawak, tak lagi gelap gulita. Gemerlap lampu LED kuning dari beberapa rumah panggung menembus kegelapan hutan tropis. Suara deru kecil Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) yang baru diresmikan menjadi soundtrack baru bagi warga Dayak Kenyah yang mendiami wilayah ini. Setelah puluhan tahun mengandalkan lampu minyak tanah dan genset berbahan bakar solar yang mahal, cahaya listrik akhirnya menyapa.
Anak-anak dengan riang mengerjakan pekerjaan rumah di bawah cahaya lampu yang terang. Ibu-ibu bisa memasak di malam hari tanpa asap yang mengganggu. Beberapa warga bahkan mulai mendiskusikan rencana untuk membuka warung kecil atau mencharge telepon genggam yang selama ini harus dibawa berjalan berjam-jam ke kecamatan terdekat untuk diisi dayanya. "Ini seperti mimpi. Kami tidak menyangka listrik pemerintah benar-benar sampai ke sini," kata Kepala Kampung Long Nawang dengan mata berkaca-kaca.
Proyek PLTMH ini memanfaatkan aliran sungai deras yang melintasi kampung. Pipa-pipa besar membawa air dari hulu ke turbin yang terletak di pinggir kampung. Meski kapasitasnya terbatas dan hanya menyala hingga pukul 22.00, kehadirannya adalah sebuah revolusi kecil. Listrik tidak hanya menerangi rumah, tetapi juga menerangi harapan akan kehidupan yang lebih baik, akses informasi melalui radio dan TV, serta rasa keadilan bahwa negara tidak melupakan mereka yang tinggal di tapal batas terpencil.
Program Listrik Desa Terang Perbatasanlistrik pedalamanPLTMHPembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro
Entitas terkait
Tokoh: Kepala Kampung Long Nawang
Lokasi: Kampung Long Nawang, Kalimantan Utara, Sarawak